Apalagi kalo sebelumnya kita kenal, dia udah dicap "ga bener" sama orang2 yang terkenal juga.
Terlebih kalo posisi kita bisa baca fikiran orang! Naah ini yang bener2 bikin randomnya.
Beberapa mantan saya cukup diketahui di kota kelahiran saya ini.
Mereka memang ada yang kelewat tenar karena "sesuatu".
Saya tak munafik, bisa membaca fikiran mereka namun tetap bersikap tenang seolah mereka bisa berubah jadi lebih baik.
Memang terdengar memuakkan bagi mereka yang sudah lama kenal dengan saya dan mengerti saya.
Namun terlihat lebih baik daripada saya harus terpaku pada seseorang yang benar-benar saya cintai tapi dia masih labil.
Memiliki hubungan dengan mereka yang tenar tentulah tak terlepas dari masa lalunya bersama mantan-mantannya.
Maksud saya, tidak bisa dipungkiri lagi jika ada beberapa teman saya yang ternyata mantan dia juga.
Itu memang terdengar biasa, namun saya benci statment yang akan dikeluarkan mulut-mulut tak bermutu dari orang-orang atau bahkan dari dia sendiri jika dia mantan beberapa teman saya.
Saya berasa jadi menampung "sisa".
Karena beberapa teman saya memiliki kisah tak mengenakan dengan si dia.
Dibilang dia hypersex lah, pemakai lah, tukang clubing lah. whatever.
Meskipun dia tidak melakukannya dengan saya, tapi ada waktu dimana dia mulai menunjukan sikap kurang ajarnya. Terlebih saya dapat memabaca fikirannya.
Itu sungguh memuakkan.
Memang jika cinta tak boleh terlalu percaya omongan orang lain.
Tapi bila ada diposisi saya yang dapat membaca fikiran si dia ?
Ya sudah, semua berakhir dengan baik-baik saja awalnya.
Dan sedikit bumbu sweet revenge bagi si dia yang selalu melecehkan perempuan.

0 komentar:
Posting Komentar