Pages

Kamis, 15 Maret 2012

Kau Dalam Kenangan..


Ketika aku tersentak,
Ketika dadaku terasa sesak,
Ketika air mataku tak sanggup menghapus duka...

Ketika orang yang paling aku cintai
Tiba-tiba dipanggil pulang keharibaan-Nya...

Sweet..
Menelusuri pagi hari nan hening
Ingin rasanya aku menemui mu kembali walau hanya dalam mimpi
Rasanya ku tak sanggup berdiri,
Semua langkah tertahan pasti...
Mulut ini tak mampu berucap,
Serasa kaku, pilu dan membisu...
Kau yang menjadi pelangi disetiap hujanku..
Kau yang menjadi cahaya dalam gelapku..
Kau yang selalu hadir dalam setiap nadi kehidupanku..

Tetapi..

Semua terasa lebih ringan Sweet..
Ketika do'a dilantunkan,
Ketika hati mencoba berpasrah pada-Mu, ya Allah..
Ketika beribu keluarga dan sahabat hadir menghiburku,
Dengan do'a, dukungan dan harapan..
Sejak orang yang paling aku cintai dirawat dirumah sakit dengan jarak jauh dari kota tempatku tinggal,
Hingga berpulang,
Sampai dengan prosesi pemakaman diperistirahatannya yang terakhir, tempat yang memang dipilihnya..
Semoga Allah SWT memberikan tempat yang layak bagimu Sweet..

Terimakasih Keluarga, Sahabat, dan seluruh Handai Taulan..
Semoga semua dukungan, simpati dan do'a yang tulus mendapatkan pahala yang setimpal.

Dinda Permatasari

Rabu, 14 Maret 2012

untitle 4 , I don't want this hope in vain ='(

tak kusangka kau disana dengan siapa.
sudah sebulan aku kehilanganmu.
kasih sungguh aku tak tau dimana dirimu berada.
bila ada tutur kata yang tak terima.
ada tingkah laku yang kau bencikan.
tapi mengapa kau harus begitu.
teganya engkau pergi dariku.
kembali sayang, kembali padaku.
ketika bersama merajut cinta, tertawa bahagia kita berdua saja.
ku ingin kembali bertegur sapa.
kasih jangan biarkan kini hatiku hampa.
sendiri tanpa cintamu.
ketika selama ini kisah cinta kita hambar jadinya.
semua tawa dan suka yang pernah terjadi hilang begitu saja.
kekasih, kau telah meninggalkan aku.
hatiku hampa, sunyi, sepi, tanpa cinta.
ku harap bahagia datang dengan atau tanpa kita.

untitle 3 :') end of story 09 October 2011 - 30 December 2011 (Dinda Permatasari, 30 January 2012)


disenja ini aku terduduk dibawah remangnya lampu teras rumah.
menatap langit, memikirkan dirimu yang nun jauh disana.
aku dengarkan lantunan lagu-lagu romantis penutur cerita cinta kita.
menyanyikan sedikit kata-kata dari lagu terindah yang sangat membuatku merindukanmu.
merindukan sosokmu yang tak pernah aku temui sebelumnya.
bukan, bukan sifat yang tak pernah aku temui.
tapi aku memang tidak pernah bertemu sosok yang aku cintai, bahkan sampai aku menuliskan ini.
sepucuk surat cinta hayalan ku buat hingga menghabiskan diaryku.
diary itu ku beli khusus untuk membuka lembaran baru bersamanya, dengan orang yang ku kenal hanyalah dari dunia maya.
bukan, bukan itu faktor utamanya.
melainkan ini karena kali pertama bunda mengizinkan aku untuk menjalin suatu hubungan dengan seorang lelaki.
hari pertama mengenalnya adalah suatu keajaiban untukku.
hari kedua sebuah misteri bagiku.
hingga hari-hari selanjutnya adalah hal paling romantis yang dia berikan.
hingga suatu hari, Minggu 9 October 2011.
dirinya menyatakan cinta padaku, itu..dia tidak secara langung atau telepon, tapi melalui sms.
dia bertanya mengenai "bagaimana hubungan kita" ?
kita saling menyayangi tapi tak ada status yang pasti.
sebenarnya mudah saja aku menerima cintanya, tapi traumaku mengatakan selamat datang.
iya, 4tahun lalu masih terfikir diakal sehatku.
"teringat dia yang pergi ke tempat terindah, untuk selalamnya"
aku akhirnya menerima cintanya, setelah beberapa jam sedikit berdebat dengannya.
aaaaah itu memang hari Minggu yang indah ♥
satu minggu aku merasakan cinta yang luar biasa indah dari dirinya.
hingga suatu masalah mulai datang.
seseorang yang pernah mengisi hatinya datang memakinya.
tapi..akhirnya masalah itupun terselesaikan dengan baik.
ya, saat itulah kali pertamanya dia mengkhianati, menodai sucinya cintaku padanya.
tapi, itu tak mengurungkan aku untuk mengurangi posri cinta dan sayangku padanya.
hanya, kepercayaan saja yang surut.
beberapa minggu setelah itu, masalah pun datang kembali.
"hati ini dimiliki, tapi tak dicari.
dibiarkan serasa memilikinya tetap"
dan cerita perselingkuhan yang selalu aku "naudzubilah"kan datang menghampiri.
ya, kekasihku memiliki affair dengan seorang perempuan yang satu kota dengannya.
kalian tau, sebagai mana hancurnya hati ini ?
bagai bumi yang ditabrak meteor terbesar.
itu hancur, sangat hancur.
lalu kebohongan lainnya mulai terdengar panas diteling yang ku persembahkan untuk kata manis dan pembuktian pasti.
hingga akhir tahun datang, kisah cinta pun berakhir.
berakhir tepat sehari sebelum pergantian tahun, 30 December 2011.
itu, menyakitkan, sekaligus menenagkan.
aku terbebas dari jeratan cinta yang semu.
dari jeratan cinta yang indah sekaligus menyakitkan.
adzan pun berkumandang, air mata yang mengalir deras ku hapus.
aku memangdang langit yang memiliki warna ungu.
terasa semilir angin menuju barat, lalu dewa Zefiros menghapus air mataku.
ini saatnya ku kunci diaryku.
yang ku isi dengan tulisan setiap hari, dalam 90 lembar saja.
karena hanya itulah yang aku dapat tulis selama mengenalnya, menjalin hubungan dengannya, hingga hari ini.
semoga aku dapat tetap hidup bahagia, dengan atau tanpanya.
selamat tinggal.
Tasikmalaya, 2012 January 2012 (tepat satu bulan kita putus).
with love, dinda.

untitle :') part 2


aku tak pernah tau tentang semua itu
antara kau dan dia
tentang hari-hari yang kau lalui bersamanya
pun dengan segala perhatian itu
tentang perlindungan dan pelukan itu-bukan untukku
aku hanya dapat terdiam melihatnya..
selalu kau akui menyayangiku
kau ucap janji manismu
dan kau beri senyuman penuh arti padanya
kau katakan sangat menyayangiku, tak ingin aku pergi darimu.
namun kau memeluknya sayang-sekali lagi bukan aku
lantunan melodi ini menyadarkan lamunanku
memaksaku untuk menghapus air mataku..

untitle :')


sebenarnya hati ini sudah lelah menanti
hati ini juga sudah lelah mengharap
hati ini sudah terlalu sakit hati..iya sakit hati sekali
andai kalian mengerti betapa berat perjuangan hidupku
aku bingung sebenarnya apa yang terjadi
perselisihan keluargaku, teman-teman yang tak seindah dulu, sakitnya aku, hingga hati ini ditempati lelaki jahat
aku bukannya lemah, aku hanya tak mengindahkannya saja
aku terlihat bagai puing-puing reruntuhan
aku berantakan
tiang penopangku lambat laun dan pasti pergi
karena mereka membenci kenyataan
hhh..ku akui berat menghapuskan air mata selagi mengingat aku dulu
tapi lebih sulit melupakan bagaimana aku dulu
biar..biarlah aku terekat dengan penyakitku ini..
biar..biarlah semua berjalan seindah skenario-Mu..
biar..aku ikhlas Tuhan.

i'm not Don..

Don, aku tak pernah tidak membaca surat yang kamu berikan padaku.
Bahkan surat bunuh diri yang kamu kirim
sebelum kamu overdosis dan masuk rumah sakit.
Aku tahu, Don. Aku tahu semua tentangmu. Tapi aku takut, Don. Aku takut.
Kuremas surat itu dan
mulai menangis lagi.
Kutatap foto di atas meja.
Saat benih terasa begitu indah.

Ya Tuhan, mengapa aku tak bisa melupakannya ?
Bahkan setelah berbulan-bulan? Apakah aku masih mencintainya?
Malam itu aku menangis sendirian.
Dan aku merasakan kesepian yang dalam malam itu.
Kesepian sejak Donny tak lagi dalam kehidupanku.
Ya Tuhan, katakan kalau aku salah mengambil keputusan..

last you send me a last letters

Dear Dinda,
Mungkin kamu tidak mau membaca surat ini.
Atau mungkin bahkan tidak mau menerimanya sama sekali.
Tapi, seandainya kamu mau.. tidak… bahkan seandainya ada seseorang yang menemukan surat ini setelah kamu membuangnya, membacanya, dan membertahukan isinya kepadamu, aku akan sangat-sangat bersyukur.

Dinda, sekian lama hatiku lebur saat kamu memutuskan hubungan kita.
Semuanya terasa begitu indah walaupun tak sampai dua tahun.
Dan aku… aku telah merusaknya.
Aku tahu itu.Tapi bahkan kamu tidak mau menerima maafku.
Tidak bahkan surat-surat dan telepon yang kutujukan padamu.

Dinda, aku minta maaf. Sedalam-dalamnya. Dari lubuk hatiku.
Ini surat terakhir yang mungkin kualamatkan padamu.
Aku ingin menemuimu saat pembagian, tapi teman-temanmu melindungimu dariku.
Kamu selalu `tidak ada’ di rumah.
Ah, aku tak tahu harus berbuat apa.
"Aku akan pergi ke London" lewat Jakarta.
Pesawatku berangkat
pukul 15.40 WIB Rabu ini.
"Mungkin aku takkan pernah bisa menemuimu lagi."

Dinda, kuharap kamu ada di sana mengantarkanku. Aku tahu itu tak mungkin, mengingat kebencianmu yang sebegitu dalamnya padaku.
Tapi tak ada salahnya bermimpi, bukan? Mengingat segala yang lalu, aku mungkin tak berharga bagimu.
Tapi… sekali saja. Yang terakhir. Karena aku masih mencintai kamu.

Donny

karena aku merindukanmu, aku ingin tau..apakah kita bisa bertemu ?


Aku hanya dapat melihat wajahmu dari layar monitor saja.
Aku hanya dapat menyentuh wajahmu dari layar monitor saja.
Aku pun dapat mencium wajahmu, lagi-lagi hanya lewat layar monitor saja.
Aku mengucapkan beberapa serpihan kata-kata hingga aku menangis dalam heninnya malam.
Jam dinding bersua menghentakan jarumnya.
Suaranya menemani setiap tetes air mata yagn aku hasilkan.
Hhhhhm..hembusan nafasku menjeda tagisan kecilku.
"Aku merindukan orang ini Tuhan, teramat sangat merindukan orang ini"
Aku melanjutkan melihat wajahnya kembali, dan itu tetap lewat layar monitorku.
Tak ubahnya rasa kangen ini menusuk hingga tulang rusukku.
Kembali aku meneteskan air mata lagi.
Mengingat bahwa yang aku rindu ialah orang yang berhasil menyakitiku.
Bahwa orang yang aku rindukan ialah dia yang telah menyia-nyiakan kasih sayang dariku.
Ku usap tetesan air mataku.
"Tuhan aku tau kesempurnaan hanyalah milik Engkau Seorang. Aku hanya meminta kebahagiaan sempurna yang Engkau ridhoi datang padaku sekalipun tak bersamanya"
Aku hapus tetesan air mata yang semakin deras di sela-sela perkataan lirihku.
Apalah daya tangan tak sampai.
Aku masih tetap hanya bisa memandang, mengecup wajahnya, hanya dari layar monitorku saja.

sakit hati berbulan-bulan (kamseupay)

selamat soreeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee 
sore kali ini indah banget loh guys, awannya, kereeeen bangeeeet hahahaha
apalagi ditemenin sama lagunya lastchild ft giselle - untukmu seluruh nafas ini
lagu itu lagu penggalauan banget buat yang baru putus cinta *uhum
oh ya ngomong-ngomong tentang putus cinta, gue pernah ngerasain putus cinta juga pastinya
dan putus cintanya itu sama orang yang belom pernah gue temuin sebelumnnya.
parah kan ?
yups itu sangat parah !
doi ada di Yogyakarta sedangkan gue ada di Tasikmalaya
yaaaaiks siaaal banget gue saat itu
RASANYA ITU SAKIT JENDRAL !!!
sengaja gue tekankan diarea red-teks-nya soalnya itu rasanya emang  NYAKITIN
gila aja satu minggu awal kita pacaran kita udah ada masalah
pas gue buka acc helloo-nya dia, ternyata ada orang(yang ternyata mantannya) ngomong kasar gitu sama dia !
itu pas gue buka tuh subuh-subuh sekitar jam 4-an lah
gilaa kebayang banget sakit hatinya itu maaah :'(
oke skip masalah itu
pas satu bulan pertama, gue baca mesaage fb dia sama mantannya
nah disana si mantan gue tuh nulis "PUAS SUDAH MENGHILANG DARI KEHIDUPAN SAYA ??"
berarti kan guys dia itu seolah-olah sangat teramat mengharapkan kehadiran mantannya itu kembali ke kehidupannyakan ?
dan buat gue itu tuh nyakitin banget !
setelah itu masalah clear (lebih tepat terpaksa gue bilang clear karena dia selalu menghindar disaat gue pengen minta penjelasan)
tiba-tiba ada masalah baru muncul lagi, ada orang yang nanya disms sama gue "ini bener sama dinda ?" "dinda masih pacaran sama irlam"
uuups keceplosan deh ngasih tau siapa mantan gue ? ahahahaha bodo amatlaaah udah jadi mantan daaaan ini fakta kok :p
gue udah curiga, keknya itu cewek baru si irlam
dan jeng jeng jeng ternyata itu emang cewek baru si irlam
hahaha emang beneran sakit jiwa tuh cowok DIA BERANI-BERANINYA AFFAIR !!!
tapi yah udahlah gue emang bukan jodoh sama dia
"Tuhan emang gak ngijinin kalo gue lanjut sama dia, dia gak cocok buat gue"
percaya aja deh sama kata-kata tadi
tapi gue gak munafik, gue galau berbulan-bulan sampe sekarang malahan
oke deh guys, semoga aja setelah ini gue dapetin seseorang yang bisa bahagiain gue lagi
dan tentunya bawa gue ke jalan yang lebih baik lagi
Amiin ya Allah ya Rabbal 'Alamin
Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto saya
hi, my name dinda. i love everything i have ! i'm sweet seventeen.

Followers