Dengan secangkir teh hangat.
Serta secarik kertas dan satu buah pena.
Aku mulai berkelana menjelajahi masa-masa yang terlintas di fikiranku.
Menerka-nerka, kapan masa itu akan datang lagi.
Kemudian aku menggoreskan pena hingga terbentuk kalimat dari susunan kata yang berkomposisi huruf.
Aku menyunggingkan senyuman, "Indah" ujarku dalam hati.
Senja.. Senja itu datang.
Saat langit melukiskan goresan ungu dan orange.
Saat matahari sudah siap berkelana ke bagian bumi yang lain.
Saat itu puncak kerinduanku menyesak dalam hati, kemudian akal sehat ku tertutupi oleh rasa ingin bertemu.
Namun aku tak bisa menggapaimu yang jauh ditempat itu.
Aku hanya bisa mengeluh, rindu.

