Sore itu, kala gerimis sisa-sisa hujan menepi di kotaku. Menemani langkahku, bersama gumamnya beberapa lagu. Lalu, kau menghampiriku, mengajakku berkenalan. Kemudian aku, tersenyum setelah membalikan badan, kamupun begitu, pasti.
Esoknya, sapaan hangatmu dilayar handphone ku. Membuat pipiku merah merona, dihadapan teman-temanku. Membuatku ingat paras tampanmu. Lalu, aku menjawab dengan tenang. Kemudian detak jantungku tak beraturan, menunggu balasanmu.
Selang beberapa hari, canda gurau sudah tak asing lagi. Kamu mengajakku bertemu. Lalu, aku iyakan sekalipun sedang lelah. Kemudian kita bertemu, aku malu.
Ku lihat, kita tampak baik-baik saja. Selain saling bertatap kala harus berkata apa. Lalu aku pulang, kemudian kau antarkan.
Aku, rasanya benar jika mengagumi kamu. Membuat detak jantung tak karuan lagi. Lalu, aku berfikir "apakah aku menyukaimu?". Kemudian, aku bingung harus bagaimana, selain berdiam anggap ini biasa saja.
Akhirnya aku merasakan sesuatu yang membuat orang bahagia. "itu cinta bukan sih?". Lalu aku bingung harus bagaimana. Kemudian, aku lanjutkan perasaan ini.
Menggelar Cinta di Kehidupanmu.

0 komentar:
Posting Komentar