Aku, yang selalu teduh melihat kedua matamu. Kamu, yang tak Ada habisnya mengulum senyuman manis, lebih manis dari secangkir teh yang kau buat untukku.
Kita, selalu menghabiskan waktu bersama. Menghibur saat ada pada titik jenuh pekerjaan kita.
Aku rindu semua itu. Segala hal yang kita lalui bersama.
Namun apakah mungkin, rindu ini terbalas hadirmu yang telah berbeda dunia denganku?
Lewat mimpi kah?


0 komentar:
Posting Komentar