Mungkin ini kali pertama atau keberapa kalinya kalian menikmati hubungan jarak jauh, mungkin ini adalah tantangan atau bumbu manis kisah Cinta kalian.
Menikmati tabungan rindu yang makin hari semakin membengkak. Meratapi foto dengan si dia yang nan jauh disana. Berbicara sendiri dengan alih-alih sedang membincangkan aktivitas hari ini dengan si dia. Semua dilakukan sendirian.
Mungkin kalian berfikir bahwa ini menyiksa, membuat kalian gemas akan rasa rindu yang tak pernah habis, ya itu wajar. Karena LDR itu indah sekaligus menyakitkan. Tak percaya? Kalian sedang mengalaminya.
Indah karena semakin banyak kata-kata romantis berselimutkan rindu yang amat pilu karena ingin bertemu.
Menyakitkan karena kita harus sabar mengotori kalender demi memastikan pertemuan kita sebentar lagi.
Bagi kalian penikmat rindu yang terkumpul setiap waktu. Memang berat mengakui bahwa kalian sudah berjarak jauh dengannya. Terlebih biasanya kalian hampir setiap hari bertemu. Namun percayalah pada kata-kata awal perbincangan kalian saat sebelum terpisahkan jarak. "Aku disana kuliah, sayang. Cari ilmu yang bermanfaat. Bukan mau cari pacar lagi". Ya memang itu benar, kalian tidak lupa kan masa-masa sibuk kalian demi mendapatkan universitas terbaik? Karena berniat untuk mencari ilmu yang bermanfaat.
Lalu untuk fikiran-fikiran jahat itu, tepislah segera. Kau fikir dia tak khawatir denganmu? Dia sama begitu. Dia rindu. Dia ingin bertemu. Namun bersabarlah. Waktunya kan datang. Kalian bertemu disuatu waktu. Di masa Tuhan mengizinkan pertemuan itu.

0 komentar:
Posting Komentar